Senin, 19 Januari 2009

Pembuatan Wahana Percontohan Pengelolaan Usaha Peternakan Perikanan

By Bimo S

Silakan Memakai Semua Wacana di jatiningjati.blogspot.com untuk kemaslahatan umat

1. Pendahuluan

Pembuatan sebuah wahana percontohan yang representatif sudah sangat diperlukan baik ditingkat Nasional maupun Daerah. Hal ini menjadi perlu dikarenakan kondisi peternakan perikanan kita yang cenderung fluktuatif bahkan stagnan. Belum lagi adanya isu-isu negatif yang menghantam sektor ini seperti flu burung, sapi gila, pencemaran air, dan lain sebagainya. Kondisi ini menjadi semakin menyulitkan peternak yang kebanyakan merupakan peternak kecil.

Akibat dari lemahnya pengembangan sektor peternakan perikanan mengakibatkan bidang ini hanya menjadi nilai tambah dari kebanyakan masyarakat bukan sebagai mata pencaharian utama sehingga tingkat keprofesionalan dan motivasi yang dihasilkan menjadi sangat rendah. Ternak dan kolam ikan hanya menjadi sekedar hoby atau sebagai tabungan untuk dikonsumsi pada waktu hari besar tertentu. Oleh karena itu utnuk pembenahan bidang pertenakan dan perikanan ini perlu diberikan contoh nyata baik dari tingginya mutu hasil maupun baiknya sebuah kondisi peternakan perikanan dilihat dari perawatan sampai dengan pemanfaatan nilai tambah yang lain.

Pembuatan sebuah lahan peternakan perikanan yang dikelola oleh Pemkab bisa dijadikan solusi untuk memberikan contoh riil tata cara pengelolaan yang baik bagi masyarakat agar termotivasi untuk terus berusaha dan tertarik menekuni bidang agribisnis ini.

2. Tujuan Pembuatan Wahana Peternakan Perikanan

- Memberikan Wahana Percontohan bagi masyarakat tentang tata cara pengelolaan peternakan perikanan baik dari pembibitan, pengobatan, tata kelola kandang, dan hal lain yang berhubungan dengan bisnis agribisnis

- Memberikan motivasi dan pembelajaran kepada masyarakat luas tentang pengelolaan peternakan perikanan yang baik

- Memberikan Wahana baru di Kabupaten Wonosobo yang dipergunakan sebagai tempat rekreasi dan edukasi

- Memberikan Pendapatan Asli Daerah dari sektor peternakan perikanan

3. Sekilas Wacana Wahana Peternakan

Wahana Peternakan dibuat tidak hanya memenuhi tata kelola peternakan dan perikanan saja namun juga mengacu nilai estetika tata ruang yang rapi karena selain memenuhi fungsi sebagai wahana pembelajaran juga harus bisa memberikan aura wisata edukasi yang nyaman dan menarik. Adapun wacana Wahana Peternakan ini berisi :

3.1. Kompleks A

- Pendopo

Pendopo berfungsi sebagai ruang serba guna. Dapat dipergunakan sebagai ruang penerima tamu, ruang seminar,loka karya, bisa juga dipergunakan sebagai ruang expo.

- Taman

Pembuatan taman diperuntukkan untu menambah suasana nyaman di wahana peternakan ini karena selain sebagai wahana percontohan, dipergunakan pula untuk menjadi tempat tujuan wisata atau rekreasi

- Rumah Makan

Rumah makan ini dikhususkan menampilkan menu hasil dari produk wahana peternakan ini seperti daging, ikan, atau telur. Model dari rumah makan ini ditata sedemikian rupa sehingga bisa mencerminkan kenyamanan sebuah resto. Pengunjung bisa juga langsung memilih sendiri daging atau telur mana yang akan disantap. Bisa juga memancing sendiri untuk penggemar ikan untuk disantap di tempat

- Home Stay

Home stay atau tempat menginap dipergunakan untuk melayani tamu wisatawan yang ingin mengalami suasana baru di sebuah peternakan. Juga dipergunakan untuk menginap para tamu baik yang sedang study banding atau magang.

- Ruang Pengolahan

Ruang pengolahan ini sebenarnya diperuntukkan untuk mengolah bahan mentah yang disiapkan untuk menu para tamu. Karena tidak semua tamu menyukai fresh meat maupun fresh fish hingga penangan perlu tempat tertutup.

3.2. Kompleks B

- Kantor Dinas Terkait

Untuk pengelolaan maupun untuk mempermudah koordinasi maka instansi terkait seperti Dinas Peternakan dan Perikanan ditempatkan satu kompleks dengan wahan peternakan ini. Hal ini juga dimaksudkan agar mudah dalam pencarian informasi dan transfer ilmu bagi para peternak yang melakukan study banding di sana.

- Ruang Pamer ,Informasi, dan Perpustakaan

Ruang pamer dan informasi ini berguna merekam semua kegiatan yang ada di Wahana Peternakan ini. Selain itu secara umum juga memberikan gambaran umum tentang kondisi peternakan di Kabupaten Wonosobo. Yang ditampilkan disini adalah data-data baik literatur, gambar, foto, soft copy , film, dan apapun yang berupa data peternakan dan perikanan.

3.3. Komplek C

- Bagian ternak non unggas

Bagian ini berisi ternak non unggas seperti kambing, domba, sapi, dll yang tertata rapi sesuai dengan teori standar peternakan yang baik. Didalamnya termasuk diadakan kegiatan-kegiatan pembibitan ternak dan semua kegiatan yang berhubungan manajemen sebuah peternakan

- Bagian ternak unggas

Bagian ini berisi ternak unggas seperti ayam buras,ayam petelor, itik, dll yang disesuaikan dengan standar peternakan yang baik, termasuk kegiatan penetasan maupun budi daya telur.

- Bagian Perikanan

Bagian ini berisi sektor perikanan seperti mujair, nila, lele, dll yang disesuaikan dengan standar peternakan yang baik, termasuk didalamnya pemijahan dan pembibitan

- Ranch (Umbaran)

Tempat dimana ternak tidak dikandang tetapi seperti digembalakan (diumbar)

- Lahan Pakan

Dalam Wahana ini disediakan sebidang lahan yang dipergunakan untuk penyediaan pakan ternak yang ditanami segala macam pakan hijau seperti rumput gajah, dan juga dibuat sebuah wahana yang memproduksi pakan ternak sederhana untuk jenis ternak tertentu seperti dedak dan lain sebagainya, agar dapat dicontoh oleh para peternak selain untuk memenuhi kebutuhan sendiri.

- Laboratorium dan Pusat Perawatan Hewan

Laboratorium ini kegiatan penelitian dan tempat bertanya secara tehnis detail lengkap dengan jawaban ilmiahnya. Kegiatan lain yang dilakukan adalah menemukan masalah-masalah yang timbul di suatu wilayah yang diakibatkan oleh banyak faktor dan segera mencari solusinya sehingga penanganan benar-benar sesuai dengan pokok permasalahannya. Dalam wahana ini juga dibangun sebuah wahana Medical centre khusus hewan baik berbentuk klinik maupun rumah sakit hewan

- Pasar Hewan

Untuk lebih menambah aura sentral keilmuan peternakan dan juga memberikan wahana bagi para peternak baik menengah keatas maupun individual, maka pasar hewan selayaknya dibangun dengan menambah beberapa kelengkapan non standar seperti ruang istirahat yang dilengkapi dengan jaringan internet sehingga bisa dimanfaatkan untuk mencari buyer dari luar daerah maupun luar negeri

- Penjagalan(Rumah Pemotongan Hewan)

Penjagalan juga dapat dibangun dengan sistem pengolahan modern baik dari pemotongan, proses perawatan daging, sampai dengan pengepakan dan tata cara pengiriman

- Wahana Pendukung

Wahana pendukung ini dapat berupa banyak hal yang disesuaikan dengan kondisi lapangan. Namun disarankan diperbanyak media praktek seperti pemanfaatan kotoran ternak (biogas dll)., penyamakan kulit ,pembuatan kerajinan dari bahan ternak yang terbuang, dll.

- Parkir

Tempat parkir dibuat pada dua bidang dikarenakan satu bidang dipergunakan khusus tamu dari Wahana Peternakan sedangkan satu lagi dipergunakan untuk parkir ternak yang akan ke penjagalan , pusat kesehatan hewan , dan pasar hewan

4. Nilai Tambah

Dengan adanya Wahana Peternakan ini tidak hanya akam menambah media pendidikan kepada para peternak saja , namun jika dikelola dengan benar akan memberikan banyak nilai tambah antara lain :

- wahana rekreasi baru yang tentunya bisa menjadi alternatif tujuan wisata

- memperoleh hasil ternak yang baik mutu sehingga bisa dimanfaatkan sebagai hadiah pemkab pada waktu lomba-lomba kepada masyarakat

- hasil ternak dapat diberikan kepada desa atau kelompok tani yang berhasil untuk memacu motivasi dalam wujud bantuan ternak hibah maupun bersyarat

- dapat dijual baik dalam bentuk ternak maupun bibit maupun pakan ternaknya yang hasil dari penjualan ini masuk kas daerah yang sebagian besar dipergunakan untuk pembiayaan operasional wahana ini

- menghasilkan PAD

- sebagai project leader wahana pendidikan peternakan baik tingkat propinsi maupun nasional

5. Langkah Awal Pembangunan

Pembuatan wahana seperti ini tentunya membutuhkan persiapan perencanaan yang matang dan dana yang cukup besar. Namun jika pembagunan ini dilandasi untuk kepentingan daerah dan masyarakat tentunya sudah selayaknya untuk diusahakan sebaik-baiknya. Langkah awal dari pembangunan wahana ini yaitu dengan membuat proposal pembangunan detail berdasarkan perencanaan yang matang. Kemudian setelah dirasa cukup baik dengan perincian dana dan kebutuhan yang realistis barulah diajukan untuk mendapatakan dana baik dari APBD Kabupaten, APBD Propinsi, APBN, maupun bantuan dari lembaga lain baik lembaga pemerintah maupun lembaga swasta. Tidak menutup kemungkinan jika pemkab menggandeng pihak ketiga untuk pembangunan dan investasi. Bidang peternakan sebenarnya masih banyak diminati oleh golongan kalangan atas maupun konglomerat baik hanya untuk sekedar hoby maupun benar-benar murni bisnis. Peluang untuk mendapatkan investor dalam pembangunan wahana peternakan ini diperkirakan masih cukup besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jatiningjati : Different Taste and More Idealism © 2008 Template by Dicas Blogger.

TOPO